
Menurut Wikipedia, kata filantropi berasal dari bahasa Yunani, yaitu philein, "cinta" dan anthropos, "manusia." Berarti filantropi adalah tindakan seseorang yang mencintai sesama (manusia) sehingga menyumbangkan waktu, uang, dan tenaganya untuk menolong orang lain. Istilah ini umumnya diberikan pada orang-orang yang memberikan banyak dana untuk amal.
Salah satu filantrofis yang cukup terkenal adalah John D. Rockefeller (JDR). Dialah industriawan terkaya yang memiliki pengaruh cukup besar di masanya hingga sekarang. Jika dibandingkan dengan tingkat inflasi dan daya beli, kekayaan yang dimiliki Bill Gates hanya berada tiga tingkat dibawahnya.
Memang tulisan ini berangkat dari kekaguman saya akan tokoh tersebut. Kedermawanan beliau dimulai sejak pertama kali dia mendapatkan gajinya, dimana dia selalu menyisihkan sepersepuluh penghasilannya untuk amal. Jumlah amal yang diberikan terus berkembang seiring dengan semakin banyaknya penghasilan yang dia peroleh. Dunia pendidikan dan kesehatan publik merupakan bidang-bidang amal yang paling banyak menerima sokongan dari JDR.
Dalam bidang usaha, beliau mewariskan perusahaan-perusahaan minyak terbesar di dunia yang awalnya berasal dari satu perusahaan yang dimiliki oleh JDR yaitu Standard Oil, bahkan Federal Reserve Bank-Bank Sentral milik pemerintah AS- awalnya adalah bank milik Standard Oil tsb.
Dana amal dari JDR juga mendukung sepenuhnya pembentukan PBB (United Nations) serta organisasi seperti WHO, UNESCO dan UNICEF. Dengan banyaknya dana amal yang diberikan kepada masyarakat dan dunia, tidak heran jika sampai akhir hayatnya, JDR hanya menyisakan US$ 25 juta untuk dirinya sendiri.
Menurut pandangan pribadi saya, orang seperti JDR inilah yang disebut manusia yang memiliki hidup yang abadi, artinya walaupun dia sudah wafat, namun keberadaannya masih terus dirasakan dan manfaat yang diterima oleh banyak orang terus mengalir. Benar-benar orang yang menggarami dunia dan pribadi yang patut dan layak dicontoh.
Ada tulisan yang ditulis oleh beliau sendiri yang menggambarkan seluruh kisah hidupnya yang sangat berkesan buat saya:
I was early taught to work as well as play
My life has been one long, happy holiday
Full of work and full of play
I dropped the worry on the way
And God was good to me everyday
Salah satu filantrofis yang cukup terkenal adalah John D. Rockefeller (JDR). Dialah industriawan terkaya yang memiliki pengaruh cukup besar di masanya hingga sekarang. Jika dibandingkan dengan tingkat inflasi dan daya beli, kekayaan yang dimiliki Bill Gates hanya berada tiga tingkat dibawahnya.
Memang tulisan ini berangkat dari kekaguman saya akan tokoh tersebut. Kedermawanan beliau dimulai sejak pertama kali dia mendapatkan gajinya, dimana dia selalu menyisihkan sepersepuluh penghasilannya untuk amal. Jumlah amal yang diberikan terus berkembang seiring dengan semakin banyaknya penghasilan yang dia peroleh. Dunia pendidikan dan kesehatan publik merupakan bidang-bidang amal yang paling banyak menerima sokongan dari JDR.
Dalam bidang usaha, beliau mewariskan perusahaan-perusahaan minyak terbesar di dunia yang awalnya berasal dari satu perusahaan yang dimiliki oleh JDR yaitu Standard Oil, bahkan Federal Reserve Bank-Bank Sentral milik pemerintah AS- awalnya adalah bank milik Standard Oil tsb.
Dana amal dari JDR juga mendukung sepenuhnya pembentukan PBB (United Nations) serta organisasi seperti WHO, UNESCO dan UNICEF. Dengan banyaknya dana amal yang diberikan kepada masyarakat dan dunia, tidak heran jika sampai akhir hayatnya, JDR hanya menyisakan US$ 25 juta untuk dirinya sendiri.
Menurut pandangan pribadi saya, orang seperti JDR inilah yang disebut manusia yang memiliki hidup yang abadi, artinya walaupun dia sudah wafat, namun keberadaannya masih terus dirasakan dan manfaat yang diterima oleh banyak orang terus mengalir. Benar-benar orang yang menggarami dunia dan pribadi yang patut dan layak dicontoh.
Ada tulisan yang ditulis oleh beliau sendiri yang menggambarkan seluruh kisah hidupnya yang sangat berkesan buat saya:
I was early taught to work as well as play
My life has been one long, happy holiday
Full of work and full of play
I dropped the worry on the way
And God was good to me everyday
No comments:
Post a Comment